Rasulullah SAW Bersabda :

"Setiap anak digadaikan oleh aqiqahnya, ia disembelih (binatang) pada hari ke-t (tujuh) dari klahirannya, diberi nama dan dicukue kepalanya."

(HR. Tirmidzi, Nasa'I, dan Ibu Majah dari Samirah)

Disamping itu aqiqah merupakan realisasi rasa syukur kita atas anurgrah sekaligus amanah yang diberikan Allah SWT kepada kita dan mengingat sunnah ini mulai jarang dilaksanakan oleh kaum muslimin maka menghidupkannya sangat terpuji dan insya Allah mendapatkan balasan sangat besar. Rasulullah SAW bersabda : "barang siapa menghidupkan sunnahku sidaat kerusakan pada umatku maka baginya pahala orang mati syahid'. (Al-Hadist)

 

HUKUM AQIQAH

Para Fuqoha (Ahli Fiqih) berbeda pendapat dalam hal ini, sunnah Mu'akkadah dan ada yang menolak aqiqah ini disyariatkan. namun jumhur ulama berpendapat aqiqah termasuk sunnah mu'akkad / mutahab yang disukai, yang berpendapat sunnah mu'akkad diantaranya : Imam Malik, Imam Syafi'i, Imam Ahmad, Imam Bukhori, dll. Dan inilah pendapat yang terkuat.

 

WAKTU PELAKSANAAN AQIQAH

Diutamakan melaksanakan aqiqah pada hari ke-7 (tujuh) dari kelahirannya, adapun kalau belum bisa, boleh hari ke 14 (empat belas), 21 (dua puluh satu) atau kapan saja saat ia mampu.

 

AQIQAH UNTUK ANAK LAKI LAKI DAN PEREMPUAN

Yang afdhol anak laki-laki disembelih 2 (dua) ekor sedangkan anak perempuan 1 (satu) ekor, namun ada yang memperbolejkan untuk anak laki-laki satu ekor, terutama apabila dalam kesempitan, berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW telah mengAqiqahkan Al-Hasan dan Al-Husain satu kambing satu kambing. Menurut para ulama diperbolehkan ber Aqiqah dengan kambing yang tak bersuara, dan juga kambing perempuan karena dalam persyaratan kambing untuk aqiqah tidak ditemukan satupun keterangan yang melarangnya, tetapi lebih afdhol ber Aqiqah dengan kambing jantan. 

 

MEMBERI NAMA
Disunahkan memberi nama anak yang baru dilahirkan dengan nama-nama yang baik agar anak tersebut kelak menjadi anak yang baik karena dalam nama itu terkandung do'a dan harapan kita. Nama yang paling disukai adalah Abdullah, Abdur Rahman, dll. Juga diperbolehkan memakai nama-nama malaikat atau para nabi dan juga nama-nama baik lainnya.


MENCUKUR RAMBUT
Disunahkan mencukur rambut bayi yang baru dilahirkan sampai habis atau botak, kemudian rambutnya ditimbang dengan emas, lalu disedekahkan senilai emas tadi kepada Fakir Miskin. Banyak hikmah yang terkandung didalamnya. Pertama menghilangkan penyakit, karena rambut bawaan bayi mengandung kotoran. Kedua menguatkan syaraf-syaraf kepala sang bayi. Ketiga mempererat ikatan dengan Fakir Miskin dengan menyedekahkan kepadanya, serta hikmah lainnya.