Chat CS
Tentang Kami Paket Aqiqah Jasa Masak/Potong Kambing Aqiqah Testimoni FAQ Artikel Chat CS

Tata Cara Mentahnik Bayi dengan Kurma Sesuai Sunnah Rasulullah

Penulis Artikel · 07 February 2026

Tata Cara Mentahnik Bayi dengan Kurma Sesuai Sunnah Rasulullah
Kelahiran buah hati membawa kebahagiaan yang tak terlukiskan bagi setiap pasangan orang tua Muslim. Selain mempersiapkan acara aqiqah, ada sunnah lain yang sangat dianjurkan untuk menyambut kehadiran bayi. Salah satu sunnah yang memiliki keutamaan besar namun sering terlupakan adalah mentahnik bayi menggunakan kurma. Tahnik adalah proses melulumatkan kurma hingga lembut lalu menggosokkannya ke langit-langit mulut bayi baru lahir. Praktik ini bertujuan agar bayi terlatih mengunyah dan memperkuat saraf mulut sebelum mulai menyusu ibunya. Rasulullah SAW selalu melakukan hal ini kepada bayi para sahabat yang baru lahir sebagai bentuk doa keberkahan. Waktu Terbaik Mentahnik dan Hubungannya dengan Aqiqah Aqiqah dan tahnik merupakan dua rangkaian ibadah penyambutan kelahiran yang memiliki landasan dalil kuat. Pelaksanaan tahnik sebaiknya dilakukan segera setelah bayi lahir ke dunia sebelum masuk makanan lain atau ASI. Menyegerakan amalan ini adalah langkah terbaik untuk mendapatkan keberkahan doa dari orang-orang sholeh di sekitar kita. Berbeda dengan penyembelihan hewan yang terikat waktu pada hari ketujuh, tahnik lebih fleksibel namun disarankan secepatnya. Jika Ayah tidak bisa melakukannya sendiri, bayi bisa dibawa kepada ulama atau orang alim untuk ditahnik. Hal ini sesuai dengan kebiasaan para sahabat Nabi yang membawa bayi mereka kepada Rasulullah untuk didoakan. Langkah-Langkah Mentahnik Bayi Sesuai Tuntunan Syariat Proses ini sebenarnya sangat sederhana namun harus dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan tata cara yang benar. Orang tua bisa melakukannya sendiri di rumah sakit atau meminta bantuan ustadz yang dikenal kesholehannya. Berikut adalah urutan tata cara yang bisa Ayah Bunda praktikkan dengan mudah dan aman bagi bayi. 1. Siapkan Kurma Berkualitas Baik Pilihlah jenis kurma yang memiliki tekstur lembut dan rasa manis alami seperti kurma Ajwa atau Sukari. Pastikan kurma tersebut bersih dan higienis sebelum dimasukkan ke dalam mulut orang dewasa untuk dikunyah. Jika tidak ada kurma, para ulama membolehkan menggantinya dengan sesuatu yang manis alami seperti madu murni. 2. Kunyah Kurma Hingga Lembut Orang yang akan mentahnik harus mengunyah sedikit daging kurma tersebut hingga benar-benar hancur dan lembut. Proses pengunyahan ini akan mencampur enzim air liur orang dewasa dengan glukosa alami dari buah kurma. Campuran ini sangat bermanfaat untuk sistem pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi yang baru lahir. 3. Oleskan pada Langit-langit Mulut Ambil sedikit hasil kunyahan tersebut dengan ujung jari telunjuk yang sudah dicuci bersih sebelumnya. Masukkan jari ke dalam mulut bayi dan gosokkan perlahan ke arah langit-langit atas mulutnya (palatum). Pastikan ada sedikit bagian saripati kurma yang tertelan masuk ke dalam perut bayi sebagai asupan pertamanya. 4. Iringi dengan Doa Keberkahan Sambil melakukan proses pengolesan, bacalah doa memohon keberkahan dan perlindungan untuk sang bayi. Rasulullah SAW biasanya mendoakan bayi dengan ucapan "Barakallahu fik" atau doa lain agar anak tumbuh menjadi pribadi bertakwa. Sentuhan fisik dan doa tulus ini akan menjadi ikatan batin yang kuat antara orang tua dan anak. Mentahnik bayi adalah bentuk kasih sayang orang tua sekaligus doa agar anak menjadi pribadi yang manis tutur katanya. Glukosa dalam kurma juga memberikan tenaga instan bagi bayi untuk menangis dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Semoga amalan sunnah ini menjadi awal yang baik sebelum rangkaian ibadah aqiqah dilaksanakan nanti.
Artikel Lainnya
Panduan Mengenali Tanda-Tanda Anak Siap Sekolah (School Readiness) Sejak Dini
20 Aug 2026 · Penulis Artikel
Panduan Mengenali Tanda-Tanda Anak Siap Sekolah (School Readiness) Sejak Dini

Artikel ini membahas panduan bagi orang tua dalam mengenali tanda-tanda kesiapan anak (school readiness) untuk memasuki jenjang pendidikan prasekolah maupun taman kanak-kanak. Pembahasan merangkum kemandirian mengurus diri sendiri, kemampuan regulasi emosi saat berinteraksi dengan teman sebaya, hingga fokus dalam mengikuti instruksi sederhana. Melalui pengamatan tumbuh kembang yang terarah ini, orang tua dapat mempersiapkan pendidikan masa depan sang buah hati dengan tenang pasca-perayaan syukuran kelahiran mereka.

Baca selengkapnya
Tips Memilih Sabun dan Sampo Bayi yang Aman Bebas Deterjen SLS
19 Aug 2026 · Penulis Artikel
Tips Memilih Sabun dan Sampo Bayi yang Aman Bebas Deterjen SLS

Artikel ini membahas panduan praktis bagi orang tua dalam memilih produk sabun dan sampo pembersih yang bebas dari kandungan deterjen keras Sodium Lauryl Sulfate (SLS) demi melindungi kulit sensitif bayi baru lahir. Pembahasan merangkum bahaya iritasi bahan kimia berbusa melimpah, pentingnya formula tingkat keasaman seimbang dengan label hypoallergenic, hingga tips memilih produk berbasis bahan alami yang lembut. Melalui pemilihan produk mandi yang tepat dan aman, kesehatan kulit si kecil dapat terjaga dengan baik pasca-momen perayaan syukuran kelahiran mereka.

Baca selengkapnya
Bolehkah Orang Tua Memakan Sendiri Daging Syukuran Kelahiran Sang Buah Hati?
18 Aug 2026 · Penulis Artikel
Bolehkah Orang Tua Memakan Sendiri Daging Syukuran Kelahiran Sang Buah Hati?

Artikel ini membahas panduan syariat Islam terkait hukum orang tua mengonsumsi sendiri daging hasil syukuran kelahiran anak. Pembahasan merangkum anjuran para ulama mengenai kebolehan memakan daging olahan, batas maksimal porsi yang disunahkan untuk keluarga, hingga larangan khusus pada kasus tasyakuran bernazar. Melalui pemahaman fikih yang tepat ini, orang tua dapat menikmati hidangan tasyakuran secara berkah, sah, dan tenang.

Baca selengkapnya
Siap Melaksanakan Aqiqah?

Konsultasikan kebutuhan aqiqah Ayah Bunda dengan tim kami, gratis dan tanpa komitmen.

Chat CS sekarang
Konsultasi gratis Balas cepat setiap hari, 07.00–21.00 WIB
Hitung biaya Chat CS