Melaksanakan Aqiqah untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal, Bagaimana Hukumnya?

Melaksanakan Aqiqah untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal, Bagaimana Hukumnya?

Penulis Artikel • 04 May 2026

Keinginan memberikan penghormatan terakhir kepada orang tua sering kali membuat seorang anak ingin melaksanakan ibadah aqiqah bagi mereka. Saat ini banyak orang mulai mencari informasi terkait layanan paket aqiqah yang bisa memfasilitasi niat mulia tersebut secara praktis. Memahami dasar hukum ibadah ini menjadi sangat penting agar apa yang kita kerjakan bernilai pahala dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Hukum Aqiqah dalam Islam
Aqiqah pada dasarnya adalah ibadah yang disyariatkan sebagai bentuk syukur atas kelahiran seorang anak ke dunia. Para ulama menjelaskan bahwa tanggung jawab utama ibadah ini sebenarnya berada di pundak sang ayah saat anak masih kecil. Namun, seiring berkembangnya zaman, banyak anak yang ingin berbakti dengan memesan jasa aqiqah untuk menghormati orang tua mereka yang sudah tiada.
Sebelum membahas lebih dalam mengenai teknis pelaksanaannya, kita perlu melihat bagaimana pandangan para ahli fikih mengenai status hukum aqiqah itu sendiri. Berikut adalah beberapa poin utama yang menjelaskan kedudukan hukum tersebut dalam berbagai kondisi:
1. Pendapat Mayoritas Ulama
Sebagian besar ulama berpendapat bahwa aqiqah hukumnya adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Ibadah ini idealnya dilakukan pada hari ketujuh, keempat belas, atau kedua puluh satu setelah kelahiran sang bayi. Jika waktu tersebut telah lewat dan orang tua sudah meninggal, mayoritas ulama menganggap kewajiban atau kesunnahan tersebut sudah gugur secara otomatis.
2. Aqiqah sebagai Bentuk Sedekah
Beberapa ulama memperbolehkan anak melakukan aqiqah untuk orang tua yang sudah wafat dengan niat bersedekah atas nama almarhum. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk bakti anak (birrul walidain) yang pahalanya diharapkan bisa sampai kepada orang tua di alam kubur. Anda bisa memanfaatkan paket aqiqah yang tersedia untuk membagikan daging matang kepada fakir miskin sebagai amal jariyah bagi mereka.
3. Syarat Kemampuan Ekonomi
Pelaksanaan aqiqah sangat erat kaitannya dengan kemampuan finansial seseorang dalam menyediakan hewan ternak yang memenuhi syarat. Islam tidak pernah memberatkan umatnya untuk melakukan ibadah yang di luar batas kemampuan ekonomi keluarga tersebut. Menggunakan jasa aqiqah yang terpercaya dapat membantu Anda mengatur anggaran dengan lebih transparan dan efisien sesuai kebutuhan keluarga.

Tata Cara Mengaqiqahkan Orang Tua yang Wafat
Pelaksanaan aqiqah untuk almarhum tentu memiliki sedikit perbedaan teknis dibandingkan dengan aqiqah untuk bayi yang baru lahir. Fokus utama dalam kegiatan ini adalah distribusi manfaat dan doa yang dipanjatkan selama proses penyembelihan berlangsung. Anda perlu memastikan bahwa niat yang tertanam di dalam hati adalah tulus untuk mendoakan keselamatan bagi orang tua.
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan jika ingin melaksanakan niat baik ini dengan cara yang paling tepat:
1. Memantapkan Niat
Langkah pertama adalah meniatkan dalam hati bahwa sembelihan tersebut ditujukan sebagai sedekah atas nama orang tua yang telah meninggal. Niat merupakan rukun paling utama yang menentukan diterima atau tidaknya sebuah amal ibadah di sisi Allah SWT. Pastikan motivasi utama Anda adalah murni untuk beribadah dan mengharap rida-Nya semata tanpa tujuan pamer.
2. Memilih Hewan yang Syar'i
Hewan yang digunakan haruslah memenuhi kriteria syar’i seperti sehat, tidak cacat, dan telah mencapai usia minimal yang ditentukan. Jika orang tua yang diaqiqahkan adalah laki-laki, maka disunnahkan menggunakan dua ekor kambing, sedangkan untuk perempuan cukup satu ekor. Pemilihan hewan yang berkualitas tinggi akan memberikan kepuasan batin tersendiri bagi anak yang ingin memberikan persembahan terbaik.
3. Mendistribusikan Daging Matang
Sangat dianjurkan untuk membagikan daging aqiqah dalam kondisi sudah masak agar langsung bisa dinikmati oleh para penerimanya. Mengundang tetangga atau anak yatim untuk makan bersama merupakan cara yang sangat indah untuk mengirimkan doa bagi almarhum. Hal ini juga mempererat tali silaturahmi antar sesama muslim di lingkungan tempat tinggal Anda melalui berbagi makanan bergizi.

Melaksanakan bakti kepada orang tua yang telah tiada adalah bukti cinta yang tidak akan pernah putus meski maut memisahkan. Jika Anda ingin melaksanakan ibadah ini dengan tenang, mudah, dan sesuai syariat, percayakan urusan Anda kepada ahlinya.
Segera hubungi Barokah Aqiqah untuk mendapatkan layanan terbaik yang amanah dan profesional dalam membantu ibadah Anda!

Bagikan:

Siap Melaksanakan Aqiqah?

Konsultasikan kebutuhan aqiqah Anda dengan tim kami. Gratis!

Hubungi Kami Sekarang