Hukum Aqiqah Setelah Dewasa: Apakah Masih Perlu Dilakukan?

Hukum Aqiqah Setelah Dewasa: Apakah Masih Perlu Dilakukan?

Penulis Artikel • 02 January 2026

Jasa aqiqah sering mendapat pertanyaan dari pelanggan dewasa yang belum pernah diaqiqah oleh orang tuanya saat masih bayi. Fenomena ini wajar terjadi karena mungkin dahulu kondisi ekonomi orang tua belum mencukupi untuk membeli hewan ternak. Kini setelah mandiri secara finansial, banyak orang ingin menunaikan sunnah yang tertunda tersebut demi ketenangan hati.
Harga kambing yang semakin terjangkau dan kemudahan layanan membuat niat ibadah ini semakin mudah terlaksana di zaman sekarang. Aqiqah sejatinya adalah tanggung jawab orang tua, namun bagaimana jika kewajiban itu terlewat hingga anak baligh? Artikel ini akan mengupas tuntas hukum dan tata cara pelaksanaannya menurut pandangan para ulama fiqih.

Pandangan Ulama Tentang Aqiqah Dewasa dan Harga Kambing
Harga kambing untuk aqiqah dewasa tetap sama dengan ketentuan aqiqah bayi, tidak ada perbedaan ukuran atau jenis. Imam Syafi'i berpendapat bahwa disunnahkan bagi seseorang untuk mengaqiqahi dirinya sendiri jika belum diaqiqahi orang tuanya. Hal ini didasarkan pada riwayat Nabi Muhammad SAW yang melakukan aqiqah untuk dirinya sendiri setelah diangkat menjadi Nabi.
Jasa aqiqah siap membantu Anda, namun perlu diketahui bahwa sebagian ulama lain seperti Mazhab Maliki berpendapat berbeda. Mereka menyatakan bahwa gugur kewajiban aqiqah bagi orang tua jika masa bayi sudah lewat dan anak tidak perlu mengulangnya. Namun, mengambil pendapat yang membolehkan (Syafi'i) dianggap lebih hati-hati dan menjadi jalan keluar yang menentramkan jiwa.

Cara Melaksanakan Aqiqah Sendiri Lewat Jasa Aqiqah
Jasa aqiqah profesional biasanya sudah paham betul tata cara penyembelihan untuk orang dewasa yang ingin beraqiqah mandiri. Prosesnya sebenarnya hampir identik dengan aqiqah bayi pada umumnya, hanya berbeda pada pelafalan niatnya saja saat hewan disembelih. Berikut adalah tahapan praktis yang bisa Anda lakukan untuk menyempurnakan ibadah sunnah yang sempat tertunda ini.
1. Niat Aqiqah untuk Diri Sendiri
Harga kambing sudah dibayar lunas, maka langkah selanjutnya adalah memantapkan niat di dalam hati karena Allah Ta'ala. Niatkan bahwa penyembelihan ini adalah untuk menebus diri sendiri dari status yang tergadai sesuai hadits Nabi. Anda bisa melafalkan doa khusus atau cukup berniat dalam hati saat hewan tersebut disembelih oleh jagal.
2. Memilih Hewan Sesuai Syarat
Jasa aqiqah akan menyediakan hewan yang memenuhi syarat syar'i yaitu sehat, tidak cacat, dan cukup umur (poel). Untuk laki-laki disunnahkan dua ekor kambing, sedangkan untuk perempuan cukup satu ekor kambing saja seperti aturan umumnya. Pastikan Anda melihat bukti fisik atau dokumentasi hewan sebelum disembelih agar hati lebih yakin dan mantap.
3. Distribusi Makanan Matang
Harga kambing yang Anda keluarkan akan berubah menjadi pahala jariyah saat dagingnya dibagikan kepada orang yang membutuhkan. Daging aqiqah disunnahkan untuk dibagikan dalam kondisi sudah dimasak matang agar lebih praktis bagi penerimanya untuk dimakan. Anda bisa membagikannya ke panti asuhan, tetangga terdekat, atau kerabat sebagai bentuk syukuran atas nikmat kehidupan.
Jasa aqiqah menjadi jembatan kemudahan bagi Anda yang ingin menyempurnakan sunnah Rasulullah SAW di usia dewasa ini. Tidak ada kata terlambat untuk berbuat kebaikan selama nyawa masih dikandung badan dan rezeki yang halal tersedia. Segera tunaikan niat mulia Anda dan raih keberkahan hidup yang lebih melimpah di masa depan.
Harga kambing saat ini sangat bervariasi, pilihlah yang sesuai dengan kemampuan kantong tanpa memaksakan diri berhutang. Semoga penjelasan mengenai hukum aqiqah dewasa ini bisa menjawab keraguan yang selama ini mengganjal di hati Anda. Selamat menunaikan ibadah dengan khusyuk dan semoga diterima oleh Allah SWT sebagai amal sholeh.

Bagikan:

Siap Melaksanakan Aqiqah?

Konsultasikan kebutuhan aqiqah Anda dengan tim kami. Gratis!

Hubungi Kami Sekarang