Bolehkah Mencicil Kambing Aqiqah untuk Anak Laki-Laki?
Penulis Artikel • 26 February 2026
Kelahiran bayi laki-laki selalu menghadirkan kebahagiaan luar biasa sekaligus tantangan finansial bagi keluarga. Syariat Islam menganjurkan pemotongan dua ekor kambing aqiqah sebagai wujud rasa syukur orang tua. Namun, sering kali ayah dan ibu menghadapi keterbatasan dana saat hari ketujuh tiba.
Kondisi dompet yang belum stabil sering membuat pikiran orang tua menjadi sangat bimbang. Mereka ragu apakah diperbolehkan menyembelih satu ekor hewan terlebih dahulu pada saat ini. Kekhawatiran mengenai ibadah yang menjadi tidak sah sering membayangi pikiran keluarga muslim awam.
Pandangan Fikih Tentang Mencicil Aqiqah
Agama Islam sejatinya sangat mengedepankan asas kemudahan bagi seluruh pemeluknya dalam menjalankan ibadah. Para ulama telah memberikan penjelasan rinci mengenai persoalan pembiayaan ibadah sunnah muakkadah ini. Mari kita pelajari hukum tersebut bersama agar Anda tidak lagi merasa terbebani.
1. Hukum Asal Aqiqah Laki-Laki
Rasulullah SAW mencontohkan penyembelihan dua ekor hewan ternak yang setara untuk bayi laki-laki. Anjuran ini merupakan tingkat keutamaan tertinggi apabila sebuah keluarga memang memiliki rezeki berlebih. Kesempurnaan pahala ibadah tentu bisa didapatkan apabila mampu menunaikan jumlah tersebut secara pas.
2. Kebolehan Menyembelih Satu Ekor Dulu
Ulama dari mazhab Syafi'i memperbolehkan pelaksanaan syukuran ini dengan hanya memakai satu ekor hewan. Orang tua diperkenankan menyusul pemotongan hewan kedua saat dana tabungan sudah kembali tersedia. Ibnu Abbas juga meriwayatkan bahwa Nabi pernah mengakikahi cucu laki-lakinya dengan satu ekor.
Syarat Hewan untuk Cicilan Aqiqah
Apabila Anda memutuskan untuk mencicil penyembelihan, perhatikan kriteria hewan tersebut secara sangat teliti. Aturan kondisi fisik hewan pertama maupun hewan kedua tetap harus memenuhi standar syariat. Simak panduan cermat dalam memilih hewan yang tepat pada penjelasan di bawah ini.
1. Kondisi Fisik Sempurna
Hewan sembelihan pertama maupun susulannya wajib dalam keadaan sehat tanpa cacat fisik sedikitpun. Hindari memilih hewan ternak yang matanya buta, kakinya pincang, atau badannya terlalu kurus. Kualitas hewan yang sangat baik selalu mencerminkan ketulusan hati dalam berbagi kepada sesama.
2. Ketentuan Usia Minimal
Pastikan hewan ternak yang akan disembelih sudah mencapai batas usia minimal sesuai syariat. Usia minimal domba adalah enam bulan, sedangkan hewan lain harus mencapai satu tahun. Aturan fikih ini berlaku mutlak baik untuk sembelihan hewan pertama maupun pada susulannya.
Solusi Praktis bagi Orang Tua
Memahami kelonggaran aturan fikih di atas seharusnya membuat hati Anda menjadi jauh lebih lega. Anda memiliki beberapa opsi tindakan bijak tanpa harus berutang kepada pihak manapun. Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa segera Anda diskusikan bersama dengan pasangan.
1. Menunaikan Sesuai Kemampuan Saat Ini
Silakan laksanakan pemotongan satu hewan terlebih dahulu jika dana tabungan Anda memang terbatas. Niatkan dengan kuat di dalam hati untuk menyempurnakan hewan kedua di masa depan. Allah Maha Mengetahui setiap niat tulus hamba-Nya yang sungguh-sungguh ingin menjalankan ibadah sunnah.
2. Menunda Hingga Dana Terkumpul
Pilihan alternatif lainnya adalah menunda pelaksanaan ibadah hingga dana dua ekor terkumpul utuh. Anda bisa melaksanakannya pada hari keempat belas, hari kedua puluh satu, atau seterusnya. Ketenangan batin dalam menjalankan ibadah ini jauh lebih utama daripada memaksakan sebuah kehendak.
Pelaksanaan penyembelihan hewan tebusan ini seharusnya menjadi momen yang penuh dengan rasa syukur. Anda sama sekali tidak perlu memaksakan diri membeli dua ekor kambing aqiqah sekaligus. Semua hal bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial tanpa mengurangi nilai pahalanya sedikitpun.
Mari wujudkan niat ibadah Anda bersama dengan penyedia layanan katering yang terbukti amanah. Tim ahli kami siap membantu mengelola seluruh proses penyembelihan sesuai dengan pedoman syariat. Segera hubungi Barokah Aqiqah untuk mendapatkan penawaran harga hemat dan rasa masakan lezat.
Kondisi dompet yang belum stabil sering membuat pikiran orang tua menjadi sangat bimbang. Mereka ragu apakah diperbolehkan menyembelih satu ekor hewan terlebih dahulu pada saat ini. Kekhawatiran mengenai ibadah yang menjadi tidak sah sering membayangi pikiran keluarga muslim awam.
Pandangan Fikih Tentang Mencicil Aqiqah
Agama Islam sejatinya sangat mengedepankan asas kemudahan bagi seluruh pemeluknya dalam menjalankan ibadah. Para ulama telah memberikan penjelasan rinci mengenai persoalan pembiayaan ibadah sunnah muakkadah ini. Mari kita pelajari hukum tersebut bersama agar Anda tidak lagi merasa terbebani.
1. Hukum Asal Aqiqah Laki-Laki
Rasulullah SAW mencontohkan penyembelihan dua ekor hewan ternak yang setara untuk bayi laki-laki. Anjuran ini merupakan tingkat keutamaan tertinggi apabila sebuah keluarga memang memiliki rezeki berlebih. Kesempurnaan pahala ibadah tentu bisa didapatkan apabila mampu menunaikan jumlah tersebut secara pas.
2. Kebolehan Menyembelih Satu Ekor Dulu
Ulama dari mazhab Syafi'i memperbolehkan pelaksanaan syukuran ini dengan hanya memakai satu ekor hewan. Orang tua diperkenankan menyusul pemotongan hewan kedua saat dana tabungan sudah kembali tersedia. Ibnu Abbas juga meriwayatkan bahwa Nabi pernah mengakikahi cucu laki-lakinya dengan satu ekor.
Syarat Hewan untuk Cicilan Aqiqah
Apabila Anda memutuskan untuk mencicil penyembelihan, perhatikan kriteria hewan tersebut secara sangat teliti. Aturan kondisi fisik hewan pertama maupun hewan kedua tetap harus memenuhi standar syariat. Simak panduan cermat dalam memilih hewan yang tepat pada penjelasan di bawah ini.
1. Kondisi Fisik Sempurna
Hewan sembelihan pertama maupun susulannya wajib dalam keadaan sehat tanpa cacat fisik sedikitpun. Hindari memilih hewan ternak yang matanya buta, kakinya pincang, atau badannya terlalu kurus. Kualitas hewan yang sangat baik selalu mencerminkan ketulusan hati dalam berbagi kepada sesama.
2. Ketentuan Usia Minimal
Pastikan hewan ternak yang akan disembelih sudah mencapai batas usia minimal sesuai syariat. Usia minimal domba adalah enam bulan, sedangkan hewan lain harus mencapai satu tahun. Aturan fikih ini berlaku mutlak baik untuk sembelihan hewan pertama maupun pada susulannya.
Solusi Praktis bagi Orang Tua
Memahami kelonggaran aturan fikih di atas seharusnya membuat hati Anda menjadi jauh lebih lega. Anda memiliki beberapa opsi tindakan bijak tanpa harus berutang kepada pihak manapun. Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa segera Anda diskusikan bersama dengan pasangan.
1. Menunaikan Sesuai Kemampuan Saat Ini
Silakan laksanakan pemotongan satu hewan terlebih dahulu jika dana tabungan Anda memang terbatas. Niatkan dengan kuat di dalam hati untuk menyempurnakan hewan kedua di masa depan. Allah Maha Mengetahui setiap niat tulus hamba-Nya yang sungguh-sungguh ingin menjalankan ibadah sunnah.
2. Menunda Hingga Dana Terkumpul
Pilihan alternatif lainnya adalah menunda pelaksanaan ibadah hingga dana dua ekor terkumpul utuh. Anda bisa melaksanakannya pada hari keempat belas, hari kedua puluh satu, atau seterusnya. Ketenangan batin dalam menjalankan ibadah ini jauh lebih utama daripada memaksakan sebuah kehendak.
Pelaksanaan penyembelihan hewan tebusan ini seharusnya menjadi momen yang penuh dengan rasa syukur. Anda sama sekali tidak perlu memaksakan diri membeli dua ekor kambing aqiqah sekaligus. Semua hal bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial tanpa mengurangi nilai pahalanya sedikitpun.
Mari wujudkan niat ibadah Anda bersama dengan penyedia layanan katering yang terbukti amanah. Tim ahli kami siap membantu mengelola seluruh proses penyembelihan sesuai dengan pedoman syariat. Segera hubungi Barokah Aqiqah untuk mendapatkan penawaran harga hemat dan rasa masakan lezat.