Chat CS
Tentang Kami Paket Aqiqah Jasa Masak/Potong Kambing Aqiqah Testimoni FAQ Artikel Chat CS

Aturan Aqiqah dalam Islam yang Perlu Dipahami Orang Tua

PAKAR · 27 August 2026

Aturan Aqiqah dalam Islam yang Perlu Dipahami Orang Tua

Kelahiran seorang anak adalah momen penuh berkah yang patut disyukuri dengan ibadah aqiqah sesuai tuntunan syariat. 

Memahami aturan aqiqah dalam islam menjadi penting agar orang tua dapat melaksanakan ibadah ini dengan benar dan penuh keikhlasan. 

Artikel ini akan mengupas tuntas panduan lengkap aqiqah mulai dari hukum, waktu pelaksanaan, hingga jumlah hewan yang disembelih.

Aturan Dasar Aqiqah dalam Islam

Sebelum membahas detail teknis pelaksanaan, penting bagi orang tua untuk memahami fondasi syariat yang melandasi ibadah aqiqah. Pengetahuan ini akan membantu Anda menjalankan ibadah dengan keyakinan dan pemahaman yang utuh tentang aturan aqiqah dalam islam.

Hukum pelaksanaan aqiqah

Para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai hukum aqiqah. Mayoritas ulama dari mazhab Syafi'i, Maliki, dan Hanbali berpendapat bahwa aqiqah hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). 

Artinya, ibadah ini tidak wajib tetapi sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh orang tua yang mampu.

Rasulullah SAW bersabda: "Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah). 

Hadits ini menjadi dasar kuat dianjurkannya pelaksanaan aqiqah sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran anak.

Aqiqah untuk anak laki-laki dan perempuan

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah perbedaan jumlah hewan antara anak laki-laki dan perempuan. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Amr bin Syu'aib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Dengan demikian, aturan aqiqah dalam islam menetapkan bahwa anak laki-laki disunnahkan untuk diaqiqahi dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan cukup satu ekor kambing. 

Perbedaan ini bukan berarti membedakan derajat, melainkan bentuk ketetapan syariat yang memiliki hikmah tersendiri.

Aqiqah dilakukan sesuai kemampuan

Islam adalah agama yang memudahkan dan tidak memberatkan umatnya. Jika orang tua belum mampu melaksanakan aqiqah pada waktu yang ditentukan, mereka tidak berdosa. 

Pelaksanaan aqiqah dapat ditunda hingga orang tua memiliki kemampuan finansial untuk melaksanakannya.

Yang terpenting adalah niat dan usaha untuk melaksanakan ibadah ini. Bahkan jika anak sudah dewasa dan belum diaqiqahi, ia dapat melaksanakan aqiqah untuk dirinya sendiri. 

Waktu dan Jumlah Kambing Aqiqah

Setelah memahami dasar hukum aqiqah, Anda perlu mengetahui ketentuan mengenai waktu pelaksanaan dan jumlah hewan yang harus disembelih. Informasi ini merupakan bagian integral dari aturan aqiqah dalam islam yang wajib dipahami.

Waktu pelaksanaan aqiqah

Waktu utama pelaksanaan aqiqah adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran anak, dihitung sejak hari kelahiran. Rasulullah SAW bersabda: "Anak itu tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dan diberi nama." (HR. Abu Dawud).

Namun, jika orang tua belum mampu pada hari ketujuh, aqiqah dapat dilaksanakan pada hari ke-14 atau ke-21. Jika masih belum mampu, pelaksanaan dapat dilakukan kapan saja sesuai kemampuan, bahkan setelah anak dewasa. 

Fleksibilitas ini menunjukkan kemudahan yang diberikan Islam kepada umatnya dalam melaksanakan ibadah.

Jumlah kambing aqiqah

Jumlah kambing aqiqah telah ditetapkan dalam hadits Nabi. Untuk anak laki-laki, disunnahkan menyembelih dua ekor kambing yang sepadan (mukafi'atan), sedangkan untuk anak perempuan satu ekor kambing.

Kambing yang digunakan harus memenuhi syarat seperti hewan untuk kurban, yaitu sehat, tidak cacat, dan telah mencapai usia minimal satu tahun untuk kambing atau enam bulan untuk domba. Daging aqiqah dapat dimasak dan dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan fakir miskin sebagai bentuk sedekah dan rasa syukur.

 

Siap Melaksanakan Aqiqah?

Konsultasikan kebutuhan aqiqah Ayah Bunda dengan tim kami, gratis dan tanpa komitmen.

Chat CS sekarang
Konsultasi gratis Balas cepat setiap hari, 07.00–21.00 WIB
Hitung biaya Chat CS